Maka bertanya Yakub, katanya: Katakanlah kiranya namamupun. Maka sahutnya: Mengapa engkau bertanyakan namaku? Maka diberkatinyalah akan dia di sana.
TSK
TSK · Amsal 30:4
مراجع Treasury of Scripture Knowledge في Indonesian TM.
Dan lagi Aku sudah meneguhkan perjanjian-Ku dengan mereka itu, bahwa Aku akan mengaruniakan kepada mereka itu negeri Kanaan, yaitu tanah penumpangan mereka itu, tempat mereka itu dahulu orang dagang adanya.
Maka jikalau tiada kamu ingat akan melakukan segala firman taurat ini, yang tersurat dalam kitab ini, supaya kamu takut akan nama yang mulia dan hebat, yaitu akan Hua, Allahmu,
Maka sahut Malaekat Tuhan kepadanya: Mengapa maka engkau bertanyakan nama-Ku? Ia itu Ajaib juga.
Adalah Ia tinggi dari pada segala langit, apakah boleh engkau perbuat? bahwa lebih dalam Ia dari pada mereka; bagaimana engkau dapat mengetahuinya?
Di manakah engkau tatkala Aku mengalaskan bumi? Berilah tahu itu jikalau kiranya cukup akalmu.
Maka orang miskin akan diberi makan, dan mereka itu akan kenyang; biarlah Tuhan dipuji oleh segala orang yang mencahari Dia, maka hati kamu akan hidup sampai selama-lamanya.
Maka segala rata Allah itu dua laksa dan berlapis-lapis ribu banyaknya. Bahwa Tuhan adalah di antara mereka itu seperti Torsina dengan kesuciannya.
Maka sebab itu diberikan Tuhan sendiri suatu tanda alamat kepadamu kelak: Bahwasanya anak dara itu akan mengandung dan beranakkan laki-laki seorang dan dinamainya akan dia Imanuel.
Bermula, siapa gerangan sudah menyukat segala air dengan genggamnya dan siapa gerangan sudah mengukur langit dengan jengkal tangannya? Siapa sudah menjangka segala lebu duli yang di atas bumi dan menimbang segala gunung dengan dacing dan segala bukit dengan neraca.
pada zaman itu orang Yehuda akan dipeliharakan dan orang Israelpun akan duduk dengan sentosa; maka inilah akan namanya, disebut orang akan dia: Tuhan yang kebenaran kami.
Segala sesuatu sudah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku, dan seorang pun tiada mengenal Anak itu, hanyalah Bapa sahaja, dan seorang pun tiada mengenal Bapa itu, hanyalah Anak sahaja, dan lagi orang yang hendak dinyatakan kepada-Nya oleh Anak itu.
Seorang pun tiada naik ke surga, kecuali Ia yang sudah turun dari surga, yaitu Anak manusia.
Maka itulah sebabnya kata nas: Tatkala Ia naik ke atas, Ia membawa tawanan yang tertawan, dan Ia telah mengaruniakan beberapa pemberian kepada manusia.