Maka kata Yusuf kepada segala saudaranya: Mari, hampirlah kamu kepadaku. Lalu mereka itupun datanglah hampir. Maka katanya: Akulah Yusuf adikmu, yang telah kamu jual ke negeri Mesir.
TSK
TSK · Amsal 19:21
Treasury of Scripture Knowledge references in Indonesian TM.
Lalu kata Absalom dan segala orang Israel itu: Bahwa bicara Husai, orang Arkhi, itu baik dari pada bicara Akhitofel; tetapi dengan takdir Tuhan juga demikian, sebab hendak dibatalkannya bicara Akhitofel yang baik itu, supaya didatangkan Tuhan kebinasaan atas Absalom.
Tetapi jikalau kiranya Ia melawan barang seorang, siapa gerangan dapat menegahkan Dia? Barang yang dikehendaki hati-Nya itu juga dilakukan-Nya kelak.
Bahwa Tuhan meniadakan bicara segala bangsa dan membatalkan maksud orang banyak.
Orang yang baik itu beroleh keridlaan dari pada Tuhan, tetapi orang yang menaruh akal jahat itu dihukumkannya.
Bahwa hati manusia memikirkan jalannya, tetapi Tuhan yang menentukan segala langkahnya.
Tak adalah hikmat, tak adalah akal, tak adalah bicara akan melawan Tuhan!
Bahwa kita berangkat mendatangi orang Yehuda dan kita menindih mereka itu, dan membahagi-bahagi tanahnya dan kita jadikan Tabeal raja di antara mereka itu.
Maka inilah takdir yang telah ditentukan atas seluruh bumi dan inilah tangan yang terkedang atas segala bangsa.
Dan lagi barang yang terbit sekarang dalam hatimu itupun sekali-kali tiada akan jadi, yaitu kamu seperti segala orang kafir, seperti segala bangsa negeri-negeri lain, hendak berbuat bakti kepada barang kayu dan batu!
Maka tiada dengan gagah iapun akan masuk sampai ke dalam bahagian-bahagian negeri yang kaya sekali dan membuat barang yang belum pernah dibuat oleh bapanya atau oleh neneknya, maka rampasan dan jarahan dan harta dihamburkannya di antara mereka itu, dan iapun akan mereka tipu akan kota benteng yang teguh-teguh; tetapi sekalian itu hanya sedikit lamanya.
katanya, "Ya Tuan hamba, kami teringat bahwa si penyesat itu berkata tatkala Ia lagi hidup, yaitu: Lepas tiga hari Aku akan bangkit pula.
Maka sekarang aku berkata kepadamu: Undurlah daripada orang ini, dan biarkanlah mereka itu; karena jikalau maksud ini atau pekerjaan ini asalnya daripada manusia, niscaya ia itu binasa kelak;
Oleh yang demikian, sebab Allah teramat sangat hendak menyatakan kepada segala waris perjanjian itu ketetapan maksud-Nya, maka diselitkan-Nya dengan suatu sumpah,
Karena ada beberapa orang merangkak masuk dengan sembunyi, yaitu orang yang dahulunya sudah tersedia hukumannya; orang fasik, yang mengubahkan anugerah Allah, Tuhan kita, kepada perkara melakukan percabulan, sambil menyangkal Penghulu dan Tuhan kita yang Esa, yaitu Yesus Kristus.