Maka pada masa itu bangkitlah Ayub berdiri, dikoyak-koyakkannya baju selimutnya dan dicukurnya rambut kepalanya, lalu sujudlah ia dan meminta doa,
TSK
TSK · Amsal 18:14
مراجع Treasury of Scripture Knowledge في Indonesian TM.
karena anak panah Allah yang Mahakuasapun masuklah ke dalam aku, hatikupun minum bisanya; segala kegentaran dari pada Allah beratur-atur melawan aku.
Wai akan daku, jikalau kiranya aku orang fasik! maka jikalau aku benar, tiada juga aku berani mengangkat kepalaku; aku yang kenyang dengan malu dan dengan memandang kesukaranku.
Sementara aku lagi berdiam diriku maka tulang-tulangku menjadi tua dalam peraungku pada segenap hari.
Maka sembahku kepada Allah: Ya gunung batuku! mengapa Engkau melupakan daku? Apakah sebabnya maka aku berjalan dengan berkabung oleh aniaya seteru?
Bahwa hatiku terlalu sakit di dalam dadaku, dan beberapa hebat maut telah menimpa aku.
Tetapi aku ini, ya Tuhan! berseru kepada-Mu, dan pada pagi hari doaku datanglah ke hadapan hadirat-Mu.
Dan disembunyikan-Nya orang yang hancur hatinya, dan dibebat-Nya lukanya.
Hati yang bersukacita itu akan membaiki obat, tetapi hati yang berdukacita itu mengeringkan tulang.
Tetapi bukannya itu sahaja, melainkan juga kita bermegah-megah di dalam kesukaran, sebab mengetahui, bahwa kesukaran itu mendatangkan sabar,
Karena inilah kemegahan kami, yaitu kenyataan perasaan hati kami, bahwa kami telah melakukan diri di dalam dunia ini, istimewa pula kepada pihak kamu, dengan keadaan yang suci dan tulus ikhlas daripada Allah, bukannya dengan hikmat duniawi, melainkan dengan anugerah Allah.
Maka firman-Nya kepadaku, "Padalah bagimu anugerah-Ku, karena kuasa-Ku disempurnakan di dalam kelemahan." Sebab itu dengan terlebih suka aku bermegah-megah di dalam segala kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun ke atasku.
Di dalam hal ini kamu bersukacita, walaupun sementara sedikit masa, jikalau wajib, kamu menanggung duka cita di dalam berbagai-bagai pencobaan,