TSK

TSK · Amsal 13:10

مراجع Treasury of Scripture Knowledge في Indonesian TM.

العودة إلى المقطع

Hata, maka pada masa itu berkata orang-orang Efrayim kepada Gideon demikian: Apakah perbuatanmu akan kami ini, maka tiada engkau memanggil kami tatkala engkau berangkat hendak memerangi orang Midian? Maka berbantah-bantahlah mereka itu sangat dengan dia.

Maka segala orang muda-muda, yang telah menjadi besar sertanya itu, menyahut kepadanya, sembahnya: Begini hendaklah tuanku titahkan kepada mereka itu, yang telah bersembah kepada tuanku demikian: Bahwa paduka ayahanda sudah memberatkan tanggungan patik ini, maka hendaklah tuanku meringankan dia; tuanku titahkan apalah kepada mereka itu demikian: Bahwa kelingkingku ini akan lebih besar dari pada pinggang ayahku.

Bahwa engkau sudah mengalahkan orang Edom itu sama sekali, sebab itu bermegah-megahlah hatimu, tetapi taruhlah akan kepujian itu bagi dirimu dan tinggallah dalam istanamu; mengapa gerangan engkau hendak memasukkan dirimu ke dalam perang yang jahat lalu mendapat celaka, baik engkau baik segala orang Yehudapun sertamu?

Permulaan perkelahian itu seumpama air tiris, sebab itu tinggalkanlah akan perbantahan dahulu dari pada ia menjadi air bah yang bergelora.

Segala maksud disampaikan dengan bicara, maka sebab itu lakukanlah perang dengan memakai budi bicara.

Jangan gopoh-gopoh engkau masuk berhukum, kalau-kalau pada akhirnya engkau tiada boleh lepas, apabila lawanmu mendatangkan malu kepadamu.

Karena siapakah di antara kamu, yang hendak membangunkan sebuah menara, tiada duduk dahulu menganggarkan belanjanya, kalau-kalau cukup akan melengkapkannya?

Pada masa itu tatkala murid-murid sudah bertambah-tambah banyak, bangkitlah suatu sungutan orang Yahudi peranakan Gerika ke atas orang Ibrani, sebab segala janda mereka itu dilalaikan di dalam hal pemeliharaan sehari-hari.

Tetapi jikalau ada kamu menaruh perasaan yang dengki sangat dan perbantahan di dalam hatimu, janganlah meninggikan diri dan janganlah mendusta dengan melawan yang benar.

Atau sia-siakah, pada sangkamu, yang dikatakan oleh kitab: Roh yang didudukkan-Nya di dalam kita gemar akan kedengkian?